Pancasila dinilai harus dipahami, dipraktikkan, dan diperjuangkan agar menjadi garansi integritas bangsa. Langkah tersebut ditegaskan bisa mencegah terulangnya tragedi G30S/PKI. Hal itu sebagaimana diungkapkan Wakil Ketua MPR RI 2014–2019 sekaligus politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid.
“Pancasila (pahami, praktekkan&perjuangkan) garansi integrasi bangsa&NKRI,agar tragedi G30S PKI tak terulang lagi. FGD di FPKS dg PangTNI dll,” ungkap HNW –sapaan akrabnya– melalui akun Twitter @hnurwahid, sebagaimana dikutip Okezone, Kamis (28/9/2017).
Tak heran jika topik ini dilontarkan Hidayat Nur Wahid, sebab beberapa waktu belakangan beredar isu kebangkitan PKI, meski tidak dapat dipastikan kebenarannya. Maka itu, setiap warga negara wajib memperkuat kecintaan terhadap bangsa Indonesia guna mencegah munculnya paham-paham menyimpang.

Di hadapan sekitar 300 peserta, HNW mengatakan, dialog ini merupakan kelanjutan dari kegiatan MPR bekerjasama dengan masyarakat termasuk di wilayah Cilacap.










Pencabutan subsidi listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) yang saat ini dipakai oleh 18 juta pelanggan dinilai tergesa-gesa dan memberatkan rakyat.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis mengapresiasi Kementerian Agama yang telah menetapkan 1 Ramadhan 1438 Hijriah jatuh pada 27 Mei 2017. Penetapan ini sekaligus menandai awal puasa yang berlangsung serentak. Sebelumnya, PP Muhammdiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Ramadhan pada 27 Mei 2017. “Kami apresiasi Kemenag untuk menyatukan umat Islam,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, di Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (26/5/2017).