Suasana pagi yang cerah pada Selasa (7/7/2026) mengiringi Tim Komdigi DPD PKS Jakarta Selatan menjelajahi Taman Bendera Pusaka di Jalan Barito I, Kebayoran Baru. Sejak pukul 09.00 WIB, tiga anggota tim menyusuri kawasan taman untuk mendokumentasikan berbagai sudutnya. Langkah pertama langsung disambut kemegahan Jembatan Merah Putih yang membentang di atas kolam dan menjadi ikon utama yang menyita perhatian para pengunjung.
Membentang di atas lahan seluas 5,6 hektare, Taman Bendera Pusaka menghubungkan tiga ruang terbuka hijau yang telah lebih dahulu menjadi favorit warga, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat. Kehadirannya memperkaya ruang publik di Jakarta Selatan dengan suasana yang rindang, nyaman, dan mudah diakses sebagai tempat berolahraga, berekreasi, maupun melepas penat di tengah hiruk pikuk kota.
Selama proses peliputan, suasana taman tampak begitu hidup. Sejumlah pengunjung memanfaatkan jogging track untuk berolahraga, sementara anak-anak bermain riang di area permainan. Di sudut lain, beberapa warga terlihat menikmati waktu membaca di perpustakaan, bersantai di pendopo, atau menikmati minuman dari vending machine dan kafe yang tersedia. Taman ini juga dilengkapi lapangan padel serta berbagai fasilitas penunjang yang membuatnya nyaman digunakan oleh masyarakat dari berbagai usia.
Daya tarik utama taman berada di bagian tengah kawasan, yaitu patung Ibu Fatmawati yang digambarkan sedang menjahit Sang Saka Merah Putih di atas kolam berhias bunga teratai. Monumen tersebut menjadi simbol sejarah yang mengingatkan masyarakat pada peran Fatmawati dalam menjahit bendera pusaka menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, sekaligus menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung untuk mengabadikan momen.
Uta, salah satu anggota Tim Komdigi DPD PKS Jakarta Selatan, mengaku terkesan dengan pengalaman menyusuri taman tersebut. “Saya paling suka area jembatan dan kolamnya. Tempatnya teduh, bersih, dan nyaman. Fasilitasnya juga lengkap, sehingga cocok untuk olahraga, berkumpul bersama keluarga, maupun kegiatan komunitas,” ujarnya.
Kegiatan peliputan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB setelah seluruh rangkaian pengambilan foto dan video di berbagai sudut taman selesai dilakukan. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat memperkenalkan Taman Bendera Pusaka kepada lebih banyak masyarakat sebagai salah satu ruang terbuka hijau unggulan di Jakarta Selatan. Kehadiran taman ini menjadi bukti bahwa ruang publik yang tertata baik tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga berperan penting dalam mendorong gaya hidup sehat, mempererat interaksi sosial, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
