Kader – kader DPRa PKS Petogogan bersama warga berkeliling kelurahan Petogogan sambil membawa obor dan melantunkan Shalawat Nabi. Selain membawa obor, peserta juga membawa alat – alat marawis serta poster bertuliskan Selamat Tahun Baru Islam 1439 Hijriyah.
Pawai obor juga diikuti oleh anak – anak SD SMP SMA, mereka turut menyemarakkan suasana malam Tahun Baru 1439 H di Petogogan, Kebayoran Baru, Rabu malam (20/9). Mereka bukan hanya melewati jalan-jalan besar, namun juga menyusuri gang-gang kecil. Terpantau sepanjang perjalanan, peserta antusias berjalan meski rute yang dilewati cukup jauh. Sambil berjalan peserta terus mengumandangkan salawat dan takbir.
Ini contoh yang baik untuk mengajarkan kepada generasi muda sebuah tradisi agama Islam yang sudah turun temurun. Istilah orang Jawa, agar generasi muda tidak ‘Kepaten Obor’.
Bidang Pembinaan Umat (BPU) DPD PKS Jakarta Selatan memang memaklumatkan kepada para kader untuk menginisiasi Pawai Obor untuk sambut 1 Muharram 1439 Hijriyah. Selama berkeliling kampung, warga antusias menikmati pemandangan ratusan manusia yang berjalan sambil memegang obor lewat depan rumahnya.










Pencabutan subsidi listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) yang saat ini dipakai oleh 18 juta pelanggan dinilai tergesa-gesa dan memberatkan rakyat.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis mengapresiasi Kementerian Agama yang telah menetapkan 1 Ramadhan 1438 Hijriah jatuh pada 27 Mei 2017. Penetapan ini sekaligus menandai awal puasa yang berlangsung serentak. Sebelumnya, PP Muhammdiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Ramadhan pada 27 Mei 2017. “Kami apresiasi Kemenag untuk menyatukan umat Islam,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, di Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (26/5/2017).

