Komunitas Ibu Kreatif (KIK) DPC PKS Mampang menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan ECO Enzyme di kawasan Kemang, Ahad (12/7). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membekali ibu rumah tangga dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan.
Pelatihan dipimpin oleh Ketua Komunitas Ibu Kreatif DPC PKS Mampang, Haryati, dengan menghadirkan Ani Kartika sebagai instruktur. Melalui metode praktik langsung, peserta mempelajari setiap tahapan pembuatan sabun cuci piring, mulai dari pengenalan bahan baku, proses pencampuran, hingga menghasilkan produk yang siap digunakan.
Selain mengajarkan teknik pembuatan, pelatihan juga memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan ECO Enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembersih alami. Penggunaan bahan ini tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memproduksi kebutuhan rumah tangga secara mandiri dengan biaya yang relatif terjangkau.
Ketua Komunitas Ibu Kreatif DPC PKS Mampang, Haryati, mengatakan bahwa pemberdayaan perempuan dapat dimulai dari keterampilan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Kami ingin para ibu tidak hanya menjadi pengguna berbagai produk rumah tangga, tetapi juga memiliki keterampilan untuk memproduksinya sendiri. Dari keterampilan sederhana inilah peluang usaha dapat tumbuh, sehingga para ibu memiliki kesempatan untuk menambah penghasilan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Selama pelatihan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi praktik. Mereka tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga berdiskusi mengenai peluang mengembangkan hasil pelatihan menjadi usaha rumahan dengan modal yang relatif terjangkau. Suasana belajar yang interaktif memberi ruang bagi peserta untuk bertanya, berbagi pengalaman, serta saling bertukar ide mengenai pengembangan produk.
Bagi Komunitas Ibu Kreatif DPC PKS Mampang, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kemandirian ekonomi keluarga melalui peningkatan kapasitas perempuan. Keterampilan yang diajarkan dipilih karena mudah dipraktikkan, memiliki manfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari, serta berpotensi memberikan nilai tambah apabila dikembangkan menjadi produk bernilai jual.
Program ini akan berlanjut dengan berbagai pelatihan keterampilan lainnya, seperti pembuatan karbol alami, kerajinan merajut, serta pelatihan kreatif lain yang dirancang untuk membuka peluang usaha skala rumah tangga.
Melalui rangkaian pelatihan yang berkelanjutan, Komunitas Ibu Kreatif DPC PKS Mampang berharap semakin banyak perempuan yang memiliki keterampilan produktif, mampu menciptakan peluang ekonomi dari lingkungan rumah, serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Dengan bekal keterampilan dan semangat berwirausaha, rumah tidak hanya menjadi tempat mengelola kehidupan keluarga, tetapi juga dapat menjadi titik awal lahirnya usaha-usaha kecil yang memberi manfaat bagi masyarakat.
