
Pada hari kamis (23/9), DPD PKS Jakarta Selatan memberikan bantuan santunan untuk para pekerja yang terkena PHK dan yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19. Sebanyak 50 orang pekerja mendapatkan bantuan santunan. Untuk menjaga prokes maka sebagian pekerja hadir secara offline, yang lain hadir secara online.
Pandemi Covid-19 semakin berimbas pada dunia tenaga kerja. Banyak karyawan terkena pemutusan hubungan kerja karena pandemi covid-19. Data Kemenaker menyebutkan total ada 1,4 juta pekerja yang dirumahkan dan di PHK dimana 90% nya pekerja ini dirumahkan dengan kondisi dibayar separuh dan ada juga yang tidak dibayar sama sekali dan sisanya ialah pekerja yang terkena PHK.
DPD PKS Jakarta Selatan memberikan bantuan paket sembako kepada puluhan pekerja korban PHK dampak dari pandemi Covid-19. PKS sebagai salah satu elemen bangsa bagian dari masyarakat merasakan kesulitan yang sama yang dihadapi oleh masyarakat. Pandemi yang berkepanjangan membuat masyarakat semakin susah.
Ketua DPD PKS Jakarta Selatan, Al Mansyur Hidayatullah bahwa PKS konsisten membantu masyarakat dari dahulu hingga yang akan datang, bantuan bukan hanya santunan sembako dan modal kerja tetapi juga advokasi. “Bukan hanya bantuan santunann sembako saja yang PKS berikan, tetapi juga advokasi buat para pekerja. Bantuan ini adalah stimulus untuk para pekerja agar bisa bangkit dan terus bekerja dan terus berjuang,” tegas Al Mansyur.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bidang Ketangakerjaan PKS jaksel, Ahmad Dasuki yang mengungkapkan bahwa, “Ini merupakan sebuat atensi dan approach PKS yang senantiasa dilakukan kepada para pekerja, yang setiap hari berjuang untuk mata pencaharian keluarga mereka. Dan kini mereka mengalami dampak penurunan secara ekonomi, maka PKS terpanggil memberikan berbagai program kepedulian lewat bantuan santunan. Jangan dinilai bantuan ini secara materiil saja, tetapi lebih dari itu ini adalah sebuah perhatian yang konsisten untuk terus berbagi.”


