Home Kegiatan Harganas PKS Tebet : Menanti Ayah yang Benar-Benar Hadir dalam Keluarga

Harganas PKS Tebet : Menanti Ayah yang Benar-Benar Hadir dalam Keluarga

by admin

Ada satu hal yang tidak pernah bisa dibeli kembali oleh siapa pun: waktu. Terlebih waktu bersama keluarga. Saat seorang anak ingin ditemani bermain, bercerita tentang harinya, atau sekadar dipeluk oleh orang tuanya, kesempatan itu hanya datang sekali. Jika terlewat, ia akan menjadi kenangan yang tak pernah bisa diputar ulang. Pertanyaan itulah yang mengawali sore penuh refleksi melalui pemutaran film Memutar Waktu dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.

Melalui kisah seorang anak yang tumbuh dengan perasaan kehilangan sosok ayah, bukan karena sang ayah telah tiada, melainkan karena minimnya kehadiran, perhatian, dan keterlibatan dalam proses pengasuhan, film Memutar Waktu mengajak peserta merenungkan pentingnya kehadiran emosional orang tua dalam kehidupan anak. Di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, anak tidak hanya membutuhkan sosok ayah sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping yang hadir, membimbing, dan membersamai setiap fase pertumbuhannya.

Refleksi tersebut dihadirkan Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPC PKS Tebet melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film Memutar Waktu dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 pada Rabu (8/7) di Bukit Duri, Tebet. Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Keluarga Indonesia yang Harmonis dan Berkualitas”, kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–17.30 WIB ini diikuti sekitar 40 peserta. Duduk lesehan mengelilingi layar proyektor sederhana, para peserta larut mengikuti setiap adegan yang sarat makna tentang keluarga, kasih sayang, dan arti kehadiran orang tua.

Usai pemutaran film, suasana hening berubah menjadi ruang refleksi yang hangat. Banyak peserta menyadari bahwa membangun keluarga tidak cukup diwujudkan melalui kerja keras memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga melalui perhatian, komunikasi, dan kehadiran yang utuh bagi anak-anak. Salah seorang peserta, Siti Badriah, anggota PKS Bukit Duri, mengungkapkan bahwa film tersebut mengingatkannya akan pentingnya kehadiran emosional seorang ayah. Menurutnya, anak tidak hanya membutuhkan ibu, tetapi juga sosok ayah yang hadir untuk membimbing dan mengekspresikan kasih sayang. “Ayah sejatinya adalah cinta pertama bagi anak perempuannya. Kadang kita sebagai orang tua tidak tahu cara mengekspresikan rasa sayang kita kepada anak,” ujarnya.

Semangat itulah yang selaras dengan peringatan Hari Keluarga Nasional. Membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas tidak selalu dimulai dari langkah-langkah besar, melainkan dari kesediaan untuk hadir sepenuh hati, mendengarkan, dan membersamai setiap fase kehidupan anak. Sebab, waktu memang tak pernah bisa diputar ulang, tetapi setiap hari selalu memberi kesempatan baru untuk memastikan bahwa orang-orang yang kita cintai benar-benar merasakan kehadiran kita.

Spread the love

You may also like

Leave a Comment