Untuk menyerap aspirasi masyarakat yang ada di kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, anggota DPRD DKI yang sekaligus wakil ketua DPRD, Ir. Triwisaksana, MSc mengundang seluruh lapisan masyarakat, Rabu (25/10).
Dalam reses yang dilaksanakan tersebut selain dihadiri oleh para lurah dan tokoh masyarakat se-kecamatan Kebayoran Lama juga turut dihadiri oleh tokoh agama, jawara, lurah, muspika, PPSU serta warga masyarakat.
Anggota DPRD daerah pemilihan (dapil) 7 Jakarta Selatan ini, Triwisana menyampaikan bahwa kegiatan reses ini merupakan masa kerja para anggota dewan bekerja di luar gedung DPRD selain untuk menjumpai para konstituennya di daerah pemilihannya masing-masing juga merupakan bagian dari menampung aspirasi warga untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi.
“Apa yang menjadi kepentingan warga di Kebayoran Lama, bisa disampaikan saya atau ke Fraksi PKS di DPRD, insyaAllah akan kami kawal,” ujar Bang Sani, begitu sapaan akrabnya.
Penyediaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) diminta untuk diperbanyak. Karena sangat diperlukan oleh warga. Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) juga disarankan untuk dilanjutkan karena dinilai sangat membantu masyarakat.
Semua hasil reses dari anggota dewan akan disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selanjutnya, hasil reses bisa digunakan sebagai bahan masukan pada tahapan perencanaan program musrenbang dan penyusunan RAPBD Pemprov DKI Jakarta selanjutnya.

Dewan Pimpinan Pusat Rumpun Masyarakat Betawi (DPP RMB) mengundang Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid, pada acara milad ke-8 RMB yang digelar besok, di Condet, Jakarta, Sabtu, 14 Oktober 2017.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menilai pemerintah harusnya tidak mencabut moratorium reklamasi teluk Jakarta. Pencabutan moratorium harusnya dilakukan setelah berbagai aspek hukum seperti Perda Reklamasi dikeluarkan Pemprov DKI.
Hubungan yang baik terus dijalin oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Selatan dengan Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Hal ini sangat diperlukan untuk sinkronisasi dan saling dukung partisipasi pembangunan di Wilayah Jakarta Selatan ke depan.








Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan memecahkan rekor MURI dalam Lomba Makan Kerupuk yang diikuti 2627 peserta dari 14 RW.

