Menjelang pelaksanaan Kembara dan Latansa, DPC PKS Mampang menggelar tes kebugaran bagi sekitar 40 anggota pada Minggu, 12 Juli 2026, di GOR Mampang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kondisi fisik anggota agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan optimal sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan PKS.
Kembara dan Latansa merupakan agenda pembinaan anggota PKS yang bertujuan memperkuat karakter, kedisiplinan, kebersamaan, serta kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan peran dakwah dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kesiapan fisik menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipersiapkan sejak dini.
Suasana di lapangan tampak semarak. Para peserta mengikuti setiap tahapan tes dengan antusias sambil saling menyemangati. Berbagai jenis tes dilakukan untuk mengukur tingkat kebugaran peserta, di antaranya squat, sit up, plank, dan back up. Hasil tes diharapkan menjadi gambaran kondisi fisik masing-masing anggota sekaligus bahan evaluasi dalam menyusun latihan sebelum mengikuti Kembara dan Latansa.
Ketua DPC PKS Mampang, Ahmad Irfan, menjelaskan bahwa tes kebugaran bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk ikhtiar menjaga kesehatan agar setiap anggota tetap bugar dan siap menjalankan aktivitas dakwah serta pelayanan kepada masyarakat. “Tes kebugaran bertujuan agar anggota tetap sehat, bugar, dan terhindar dari penyakit. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan fisik sebelum mengikuti Kembara dan Latansa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad Irfan berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kebiasaan berolahraga secara rutin di kalangan anggota. Menurutnya, olahraga perlu menjadi bagian dari gaya hidup yang dilakukan secara terjadwal, disertai tes kebugaran secara berkala, baik secara mandiri maupun melalui Unit Pembinaan Anggota (UPA), misalnya setiap pekan atau minimal satu kali dalam sebulan. “Seorang anggota dakwah harus mempunyai badan yang sehat dan bugar agar dapat terus berdakwah dan melayani masyarakat secara maksimal,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan berolahraga. Pola makan yang seimbang, waktu tidur yang cukup, serta istirahat yang berkualitas merupakan bagian penting dalam menjaga kebugaran tubuh agar setiap anggota dapat menjalankan amanah dengan optimal.
Semangat kegiatan ini turut dirasakan oleh Aslihah, salah seorang peserta perempuan. Menurutnya, tes kebugaran menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi fisiknya sebelum mengikuti Latansa sekaligus memotivasinya agar lebih disiplin menjaga kebugaran. “Tes kebugaran ini membuat saya mengetahui kondisi fisik saya sebelum mengikuti Latansa. Ini menjadi motivasi untuk lebih rutin berolahraga agar bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik,” ujar Aslihah.
Sementara itu, Abdul, peserta lainnya, menilai tes kebugaran memiliki manfaat sebagai bahan evaluasi untuk menentukan latihan yang perlu dilakukan sebelum mengikuti Kembara. Baginya, mengetahui kondisi tubuh sejak awal merupakan langkah penting agar persiapan fisik lebih terarah. “Cek kebugaran penting untuk mengetahui latihan apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan sekaligus sebagai persiapan menghadapi Kembara,” ungkap Abdul.
Melalui kegiatan ini, DPC PKS Mampang berharap seluruh anggota semakin menyadari bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan aktivitas dakwah dan pelayanan.
Dengan tubuh yang sehat, disiplin menjaga pola hidup, serta semangat untuk terus meningkatkan kebugaran, setiap anggota diharapkan dapat mengikuti Kembara dan Latansa dengan optimal serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat
