Berbagi makanan berbuka puasa dapat membuka pintu kebaikan. Seperti aksi – aksi ramadhan tahun – tahun sebelumnya, kader DPRa PKS Pejaten Timur kembali melakukan aksi Takjil on The Road (TOR). Mereka membagikan takjil gratis untuk para pengendara bermotor di sekitar pom bensin Volvo Jalan Raya Pasar Minggu, Selasa (6/6).
Belasan kader PKS Pejaten Timur turun ke jalan membagikan takjil yang telah disiapkan sejak siang hari. Mereka melakukannya mandiri, mulai dari mengumpulkan dana, membeli makanan dan minuman, mengepak dan juga membagikannya di jalan. Takjil ini diberikan kepada para pengguna jalan yang terjebak macet di wilayah Jalan Raya Pasar Minggu.
Kurang lebih 900 takjil dibagikan pada aksi Takjil On the Road kali ini. ” Alhamdulillah acaranya berjalan sangat normal dan sesuai harapan. Jumlah takjil yang dibagi sesuai dengan target, semoga minggu depan bisa lebih banyak lagi. Terima kasih untuk kerja – kerja kader yang selalu oke oce … Semoga kegiatan tersebut menambah amal ibadah kita di bulan ramadhan ini,” Ucap Pak Hefy selaku ketua kegiatan TOR.
Kegiatan serupa selanjutanya akan dilaksanakan kembali di hari yang sama pada pekan berikutnya. Bulan ramadhan adalah bulan bekerja, meskipun lelah melanda namun senyum ceria masyarakat yang merasakan manfaat dari pembagian takjil ini seakan menghapus semua rasa lelah kader yang bertugas di hari itu. “Dari PKS ya mbak? Berkah ya..” ucap salah satu pengendara motor selepas mendapat paket takjil. Inilah salah satu bentuk khidmat kami, karena sejatinya setiap berbagi sesuatu maka kebahagiaan akan menyertainya. (Inar)


Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid menilai munculnya tindakan persekusi atau perburuan manusia untuk dihakimi secara semena-mena akibat adanya ketidakpercayaan publik terhadap aparat penegak hukum yang dianggap tidak adil.
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan bahwa segala hal yang melanggar Pancasila maupun Undang-undang Dasar (UUD) NKRI 1945 memang harus dikoreksi. Namun menurutnya permasalahan di negeri ini tidak hanya isu radikalisme.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menginginkan seseorang yang menguasai ilmu-ilmu umum seperti teknik, ilmu alam, ilmu ekonomi, kedokteran, dan lain sebagainya juga mampu menguasai ilmu agama. Karena itu mereka kelak bisa menjawab tantangan yang semakin luas.

Anggota Legislatif Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani, merespon cepat perwakilan warga yang pada Selasa (30/5) lalu mengadukan permasalahan wilayahnya ke Fraksi PKS, terkait rencana Pembangunan Pasar dan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dilahan Pasar Minggu. Wakil rakyat PKS daerah pemilihan Jakarta Selatan ini menemui perwakilan warga di Masjid Palapa sekaligus ibadah shalat Ashar berjamaah.
Di bulan Ramadhan yang suci, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta tetap menerima aspirasi di Hari Aspirasi pada Selasa setiap pekannya. Kali ini Fraksi PKS menerima Forum RT RW LMK Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, untuk menyampaikan penolakan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di lahan PD Pasar Jaya, Pasar Minggu. Perwakilan warga ini di terima oleh Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, dan Anggota DPRD Komisi A bidang Pemerintahan Fraksi PKS daerah pemilihan (dapil) Jakarta Selatan Achmad Yani, dan Anggota Komisi D bidang Pembangunan DPRD DKI Jakarta, Rois Hadayana Syaugie.



Dalam sebuah acara buka puasa bersama di rumah dinas Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Kemang, Jakarta, Kamis (9 Juni 2016). Dalam acara itu, Presiden PKS Sohibul Iman didaulat memberikan ceramah kuliah tujuh menit. Dalam ceramahnya, Shohibul mengatakan puasa merupakan kewajiban yang dibebankan pada kita dan ummat terdahulu. Puasa bertujuan untuk menjadikan kita orang-orang yang bertakwa.
Sungguh jelas, berpuasa akan membawa kesimbangan jasmani dan rohani dalam tubuh manusia. Selain kedua hal tadi, puasa juga membawa keseimbangan sosial.