Jakarta, Sabtu (13/6) – Sebanyak 46 planter bag media tanam berhasil disiapkan di Rumah Aspirasi Hidayat Nur Wahid (HNW) sebagai langkah nyata mendukung program ketahanan pangan berbasis urban farming. Media tanam tersebut dirancang untuk membudidayakan berbagai komoditas pangan seperti sorgum, jagung, dan aneka sayuran, sehingga dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan.
Penggiat urban farming, Setiawan, S.Pd, mengatakan bahwa dukungan Rumah Aspirasi HNW tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan media tanam, tetapi juga dengan menghadirkan pusat edukasi pertanian bagi masyarakat. “HNW mendukung program Ketahanan Pangan dengan menyediakan media tanam untuk ditanami tanaman di lahan terbatas, dalam hal ini Rumah Aspirasi HNW. Bukan hanya itu, Rumah Aspirasi HNW juga menjadi tempat untuk mengadakan program Sekolah Tani Ternak dan Nelayan (STTN) yang merupakan amanat dari Munas PKS,” ujar Setiawan.
Menurutnya, seluruh 46 planter bag yang telah diracik pada 13 Juni 2026 akan dimanfaatkan sebagai media budidaya tanaman pangan sekaligus sarana praktik bagi peserta Sekolah Tani Ternak dan Nelayan (STTN). Program ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai teknik bercocok tanam yang efektif di lahan sempit, sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian pangan di lingkungan perkotaan.
Keberadaan Rumah Aspirasi HNW sebagai lokasi penyelenggaraan STTN menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Melalui pelatihan, praktik lapangan, dan pendampingan, masyarakat didorong agar mampu memanfaatkan pekarangan rumah maupun ruang terbatas menjadi lahan produktif yang menghasilkan pangan sehat bagi keluarga.
Bagi masyarakat perkotaan, penggunaan planter bag merupakan solusi praktis untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan tanpa memerlukan lahan yang luas. Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, kegiatan bercocok tanam juga berpotensi mengurangi pengeluaran keluarga, memperindah lingkungan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Lebih dari sekadar memperkuat ketahanan pangan, gerakan menanam juga memiliki nilai ibadah dalam ajaran Islam. Rasulullah ﷺ bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: “Tidaklah seorang Muslim menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya, atau manusia, atau hewan, melainkan itu menjadi sedekah baginya.”
Semangat inilah yang menjadi ruh dari program ketahanan pangan di Rumah Aspirasi HNW. Dengan memadukan edukasi, aksi nyata, dan nilai-nilai keislaman, program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak keluarga yang mandiri pangan, peduli lingkungan, serta menjadikan setiap tanaman yang tumbuh sebagai sumber manfaat dan amal jariyah bagi sesama.
